10 Hal Yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Memutuskan Menikah


Namun menikah bukan lah sekedar mengikat janji sehidup semati. Bukan cuma ingin hidup bersama karena  saling mencintai & menyayangi. Tapi lebih berdasarkan itu menikah pula membutuhkan poly persiapan.

So ladies, bila engkau  sedang berpacaran dan berfokus dalam menjalani interaksi, sebelum tetapkan buat menikah sebaiknya perhatikan hal-hal krusial  sebelum menikah. Ingat loh, menikah  bukan hanya berisi kesenangan semata, tapi akan poly hal yang harus kamu lalui beserta, baik manis juga pahit.

Nah ladies, berikut 10 hal yang harus kamu persiapkan waktu akan memutuskan menikah.

1. Persiapan mental dan fisik
Persiapan mental & fisik merupakan hal yg primer ketika engkau  ingin menikah. Siap mental adalah  kamu wajib  siap pada mengarungi bahtera rumah tangga, siap menghadapi segala resikonya.  Sementara persiapan fisik, engkau  dan calon suami wajib  siap lahir batin, sehat secara fisik sebagai akibatnya cukup andal dalam membina tempat tinggal   tangga.

2. Kemantapan hati
Bagaimana kamu akan memasuki gerbang pernikahan jika hatimu belum mantap? Hal ini sangat penting apabila kamu ingin menikah. Karena itu sebelum kamu tetapkan menikah, cobalah intropeksi diri. Apakah engkau  sudah sepenuhnya mantap dengan pasangan engkau ? Apakah kamu sanggup mendapat kekurangan & kelebihan yang ada pada diri pasangan?

Begitu pula kebalikannya, tanyakan pasanganmu. Apakah beliau jua telah mantap dengan engkau ? Jangan hingga terdapat keragu-raguan ataupun keterpaksaan. Ingat loh ladies,  menikah berarti kamu memilih pasangan yang akan menemani seumur hidup. Maka jangan main-main ya!

3. Kesiapan financial
Meski poly yg bilang bahwa cinta merupakan modal terbesar pada pernikahan, tapi kasus keuangan adalah hal krusial yg tidak sanggup diabaikan. Kita tidak mampu menutup mata dengan banyaknya masalah pertengkaran rumah tangga, bahkan hingga menyebabkan perceraian karena syarat ekonomi yg tidak stabil.

Ingat ladies, menjalani hidup itu butuh biaya  apalagi saat selesainya menikah tentu poly pengeluaran yang wajib  ditanggung beserta. So, pastikan waktu ingin menikah, kondisi keuangan telah mencukupi. Paling tidak, kalian sudah mempunyai penghasilan tetap dan dapat bekerja sama memenuhi banyak sekali kebutuhan tempat tinggal   tangga, dan tidak menjadi beban keluarga masing-masing.

4. Siap menjalani kehidupan yang tidak selaras
Menikah berarti menjalani kehidupan baru, buat itu engkau  wajib  siap menghadapi seluruh hal yg tidak terduga. Kamu akan menjalani kehidupan yg tidak sinkron menggunakan kehidupan kamu saat masih lajang. Untuk itu menikah harus didasari kepentingan beserta bukan kepentingan eksklusif. Jika sebelumnya kamu bebas hang out beserta teman-teman, setelah menikah tentu semua wajib  atas dasar persetujuan suami. Apapun yang akan kamu putuskan hendaknya dibicarakan beserta suami.

5. Siap menghadapi masa depan yang baru
Menikah berarti siap melangkah futuristis. Bila pernikahan berlangsung baik maka masa depan pun kemungkinan besar  akan cerah. Setidaknya kalian bisa beserta-sama membangun masa depan terbaik. So, alangkah baiknya engkau  & pasangan  mempersiapkan banyak sekali sasaran & hal-hal yang ingin dicapai di masa depan. Pastikan kamu & pasangan memiliki satu visi misi yg kentara.

6. Restu orang tua
Apa jadinya apabila engkau  menikah tanpa restu orang tua? Pasti sangat nir nyaman bukan? Ladies, jangan sepelekan restu orang tua ya. Karena menggunakan restu orang tua pernikahan akan berjalan lancar, langgeng, senang  serta berkah.  Ingat menikah bukan hanya menyatukan 2 insan insan yg saling mencintai tapi pula menyatukan dua keluarga sekaligus.

7. Siap dibatasi
Menikah mau tak mau, engkau  wajib  siap kehilangan kebebasan yg sebelumnya mampu kamu rasakan saat gadis. Kamu tak bisa lagi seenaknya nongkrong pada mall dengan sahabat-teman tanpa sepengetahuan suami. Kamu ga sanggup lagi menginap pada rumah sahabat tanpa seijin suami. Meski terkesan diatur, tapi ini adalah hal positif, dimana engkau  akan lebih menghargai keberadaan suami. Bukankah menikah seyogyanya saling menghargai?

8. Hubungan seks
Meski bukan prioritas, tak sanggup dipungkiri interaksi intim merupakan hal yg krusial. Bahkan keliru satu tujuan menikah merupakan buat menghalalkan interaksi intim. Maka persiapkan dirimu buat melayani suami waktu ingin berhubungan intim. Tentu seks after married akan terasa lebih latif dan nikmat bukan? So ladies persiapkan dirimu buat hal satu ini. Lakukan dengan penuh cinta dan kasih sayang menggunakan pasangan halalmu.

9. Remember, tidak selamanya indah
Menikah sejatinya adalah moment yg paling menyenangkan dan membahagiakan. Apalagi apabila kamu menikah dengan orang yang sangat kamu cintai. Tapi, ingat ya ladies,  menjalani interaksi setelah menikah tidak selamanya selalu latif dan mulus. Suatu waktu kamu akan menemui perkara dalam kehidupan rumah tangga. Salah satunya disparitas pendapat yg dapat memicu pertengkaran.

Ibarat berlayar, kamu harus selalu siap menghadapi badai.& gelombang yang menerpa. Jadilah langsung yg bertenaga, tegar dan berani. Jangan rapuh hanya menggunakan sedikit hantaman ombak. Ingat bila kalian berdua mau beserta-sama mengayuh perahu rumah tangga, kalian akan sanggup melewati cobaan apapun.

10. Visi pernikahan
Sebelum menikah engkau  juga harus merencanakan dan mempersiapkan apa saja rencana engkau   kedepan sesudah menikah. Seperti mau punya anak berapa, tinggal dimana, dan tujuan apa yg ingin dicapai sesudah punya anak, & masih banyak lagi. Dengan visi yg kentara pernikahanmu akan lebih terarah.

Bagaimana ladies, sudahkah engkau  siap menikah? Kalau semua sudah siap, jangan tunda lagi ya. Bersiaplah memasuki biduk rumah tangga dengan segala estetika & kemungkinannya. Selamat menempuh hidup baru!

Click to comment